Mud Stuck

Ikatan Karet Pada Roda

image

Beberapa waktu lalu saya melakukan perjalanan dinas ke kota Ketapang dengan menggunakan motor kesayangan. Dari kebun sampai kota berjarak sekitar 75 km ditempuh dalam waktu hampir 2 jam. Selesai urusan kerjaan sore harinya kembali ke kebun. Di tengah perjalanan hujan lebat, namun tidak seberapa lama. Menghadapi hujan di jalan raya, cukup dengan jas hujan, perjalananpun masih bisa dilanjutkan.

Ketika sampai di ujung aspal, masalah mulai datang. Jalanan licin, jadi kecepatan tidak lebih dari 30 km/jam. Kondisi jalan licin sudah bisa diantisipasi, saya sudah mengganti ban yang bisa on road-off road. Kondisi jalan yang licin memerlukan konsentrasi dan keseimbangan tubuh ekstra, mengingat motor saya cukup besar, apalagi saya tambahkan juga side box.

TidakĀ  sampai 5 km dilalui, sampailah pada jalan tanah yang relatif gembur. Sepertinya baru saja dilakukan penimbunan dan belum padat. Laju sepeda motor semakin lambat, karena pasca hujan tanah menjadi cukup liat dan menempel di spakbor ban depan. Jika dipaksakan terus berjalan maka tumpukan tanah tersebut semakin banyak dan memadat, alhasil ban bisa terkikis. Jika terus dilanjutkan sampailah pada kondisi stuck, dimana ban sudah tidak bisa berputar. Biasanya jika sudah demikian perjalanan kita akan sering terhenti dan harus mencungkil tanah yang di sela-sela ban dan spakbor tersebut. Sekalipun kecepatan rendah hal ini bisa membahayakan. Saya pernah tergelincir, jatuh namun tidak ada kerusakan berarti, hanya goresan sedikit di lampu sein kanan.

Belajar dari pengalaman terdahulu, kini setiap kali bepergian saya selalu membawa tali karet yang terbuat dari potongan ban dalam. Ketika menghadapi tanah berlumpur maka saya ikatkan tali karet tersebut ke roda, seperti kita mengikat perban ke paha. Dengan sedikit trik tersebut maka ban akan tetap terus bergulir dan kita tetap bisa melanjutkan perjalanan.

Tali karet tersebut berfungsi untuk mengikis tanah yang melekat pada spakbor, sehingga masih ada celah bagi roda untuk berputar. Tentu saja trik tersebut tidak Berlaku jika kondisi jalan tanah berlumpur berat. Sangat disarankan untuk berisitarah sejenak menunggu tanah kering dan memadat.

Semoga bermanfaat bagi bikers

About Slamet Haryono

Hak cipta dilindungi oleh YANG MAHA PENCIPTA. Silahkan dibaca, mengutip sebagian atau keseluruhan dari setiap tulisan dalam blog ini untuk tujuan non komersial wajib menyertakan sumber dan nama penulis secara lengkap, serta digunakan dengan penuh tanggungjawab. Sedangkan untuk tujuan komersial silahkan hubungi saya melalui slamethdotkom@yahoo.com

Posted on June 1, 2015, in BIKERS ZONE and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: