Perempuan dalam Pengembangan Ekonomi Desa

Jeruk, 28 Juli 2009. Masing-masing terdiri atas 5 orang ibu-ibu mewakili setiap dusun yang ada di Desa Jeruk. Mereka berkumpul di balai desa untuk menggali potensi ekonomi desa.  Awalnya mereka diajak untuk menginventarisir ide-ide yang paling masuk akal sampai tidak masuk di akal. Setelah itu juga diinventarisir kemampuan masing-masing, mulai dari memasak, menjahit sampai bertani. Disamping itu, potensi kekayaan sumberdaya alam yang belum dioptimalkan juga dimasukkan dalam daftar inventarisir.

Setelah semua peserta mendapatkan kesempatan untuk menyapaikan gagasan, maka ide-ide tersebut dikelompokkan yang ternyata cukup beragam, meski secara garis besar mereka mempunyai potensi dalam hal memasak dan membuat jajanan anak. Dengan demikian berarti potensi tersebut mempunyai peluang besar untuk dikembangkan sebagai usaha sampingan.

Dalam pertemuan selanjutnya, 2 minggu setelah pertemuan yang pertama. Ibu-ibu diajak untuk lebih detail merencanakan usahanya. Langkah awal yang diambil adalah adalah pemantapan produk yang akan diolah, segmentasi pasar, sampai permodalan awal yang dibutuhkan.  Dalam pertemuan kali ini ternyata jauh lebih cepat dari pertemuan sebelumnya, rasa-rasanya mereka seperti orang yang sudah sangat terampil merencanakan usaha, meski masih sedikit kaku.

Agenda yang sama juga dilaksanakan di Desa Tuyuhan pada minggu berikutnya. Yang menarik ketika penyelnggaraan kegiatan penggalian potensi ekonomi di Desa Tuyuhan adalah dari semnagat dan partisipasi masing-masing peserta. Dan bahkan ada peserta yang tidak bisahadirpun turut menitipkan ide dan usulnya. Diharapkan tindak lanjut dari pertemuan ini adalah terciptanya usaha kecil di tingkatan desa, sehingga dapat turut membantu mengurangi pengangguran.

Ketika mereka membahas mengenai persiapan realisasi usaha, mereka terbentur dengan pendanaan. Nampaknya masalah modal, menjadi momok besar bagi mereka. Satu hal yang perlu disadari untuk membangun dan mengembangkan usaha, diperlukan etos kerja dan kejujuran yang tinggi. Tentunya jika dalam suatu daerah mempunya masyarakat dengan etos kerja dan kejujuran yang tinggi, maka seorang pengusaha atau investor tidak akan segan-segan membangun suatu usaha di daerah tersebut. Bisa dibayangkan, ketika hendak merencanakan usaha kecil saja sudah malas-malasan dengan menggunakan berbagai alasan, justru hal inilah yang akan menurunkan minat investor atau pengusaha.

Dana yang disediakan juga tidak banyak, dan tanpa agunan. Hal ini bukan tanpa dasar, setidaknya kami masih meyakini bahwa di tengah-tengah masyarakat masih ada orang yang dapat dipercaya. Dana tersebut rencananya akan disalurkan melalui Desa via PKK, dengan harapan PKK akan menjadi penanggungjawab dan opresionalisasi harian. Keuntungan dari kelompok-kelompok usaha yang dibentuk sebagian diantaranya dikembalikan ke PKK  agar dapat untuk meningkatkan sekala usaha, membangun usaha-usaha baru atau juga untuk menopang kegiatan PKK itu sendiri. Dengan kata lain melalui pembanguan aktivitas ekonomi desa yang melibatkan PKK, manfaatnya akan juga dirasakan oleh masyarakat langsung. Ke depan tidak menutup kemungkinan pihak pemerintahan desa juga dapat ambil bagian untuk turut serta menanamkan modalnya pada kelompok-kelompok yang sudah terbentuk. Selain untuk meningkatkan sekala usaha, juga akan memberikan kontibusi ke pihak desa, sehingga desa tidak hanya tergantung sumber pendanaannya mengandalkan kucuran dana dari pemerintah kabupaten. Dalam skala yang lebih besar desa dapat juga membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMD), lembaga di tingkatan desa yang bertanggungjawab untuk menggali, membangun dan mengevaluasi penyelenggaraan usaha-usaha yang dibentuk di tingkatan desa. Jika saja desa-desa sudah mempunyai BUMD, diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan menuju masayarakat Indonesia seutuhnya (Slamet Haryono).

About Slamet Haryono

Hak cipta dilindungi oleh YANG MAHA PENCIPTA. Silahkan dibaca, mengutip sebagian atau keseluruhan dari setiap tulisan dalam blog ini untuk tujuan non komersial wajib menyertakan sumber dan nama penulis secara lengkap, serta digunakan dengan penuh tanggungjawab. Sedangkan untuk tujuan komersial silahkan hubungi saya melalui slamethdotkom@yahoo.com

Posted on July 28, 2009, in Kanuri and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: