Kemelut UKSW 1994-1995
Oleh : Budi Kurniawan
Kalau buku ini menarik perhatian Anda, besar kemungkinan Anda adalah warga atau bekas warga Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Mungkin Anda mahasiswa salah satu fakultas di sana, dosen, alumni atau pernah punya talian dengan sivitas akademikas universitas di kota adem itu. Atau, kalau tidak, mungkin Anda pengamat politik atau sedang melakukan penelitian seputar apa yang pernah terjadi di sana. Apa yang akan Anda baca adalah kisah nyata tentang kekerasan, tipu daya, kelicikan, keserakahan, dan kebencian. Namun, buku ini juga mencatat ketulusan, kelurusan, kebersihan, sekaligus kenaifan.
Kalau Anda pernah terlibat dalam episode “perang” di UKSW pada periode 1993-1997, ada kemungkinan Anda tidak akan menyukainya. Bahkan, kalau hendak berkata jujur, tidak banyak yang punya komentar baik tentang buku ini (sebelum terbit, naskahnya sempat beredar cukup luas). Bahkan kelompok yang menamakan dirinya Kelompok Pro Demokrasi (KPD), kelompok yang bertentangan dengan kubu rektor + yayasan UKSW, juga menganggapnya jelek. Bagi sebagian dari mereka, buku ini tidak berkenan di hati.
Dari antara orang-orang yang menganggap buku ini tidak layak terbit, keberatan mereka adalah buku ini lebih mirip kumpulan kliping koran. Tidak ada kesimpulan, tidak ada analisa.
***
Lebih lengkap silahkan download disini. Buku ini sebelumnya terdapat di ftje.net namun sepertinya situs tersebut sudah tidak aktif. Saya sudah berusaha untuk menghubungi saudara Budi Kurniawan untuk mendapatkan ijin mempublikasikan di blog ini.
Posted on November 4, 2002, in Materi Pelatihan and tagged Andreas Harsono, Arief Budiman, Budi Kurniawan, Kemelut UKSW, Konflik. Bookmark the permalink. 3 Comments.



















bung slamet ytk. buku ini terlalu teoritis, nda memudahkan bg awam u. membaca
Terimakasih Bung Herri Bona.
Buku ini tidak jadi diterbitkan oleh penulisnya Budi Kurniawan. Saya memberanikan diri mencantumkan buku ini di dalam blog saya dengan maksud untuk memperluas wacana dan belajar tentang konflik.
Selain itu, berharap juga agar dapat bertemu penulisnya langsung ataupun para orang-orang kunci yang terlibat pada konflik tersebut.
Sekali lagi termakasih sudah mau berkunjung ke blog saya, terlebih kecermatan anda dalam menilai suatu tulisan. Saya sangat menghargai hal itu….
Salam
Pingback: CH (277): Ontran-ontran Jelang Pilrek UKSW « saam fredy marpaung